Operator K3

Operator K3 Umum memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan perusahaan. Sesuai dengan Undang-Undang No 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, setiap perusahaan di wajibkan untuk melakukan upaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja guna melindungi tenaga kerja serta fasilitas produksi. Oleh karena itu, keberadaan tenaga-tenaga K3 yang memiliki profesionalisme dan kompetensi sangatlah vital dalam pengembangan, koordinasi, fasilitasi, dan pelaksanaan program-program K3 di perusahaan.

Dalam rangka memenuhi kebutuhan ini, perlu adanya pembinaan dan pengembangan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang K3 untuk berbagai keahlian dan kegiatan. Hal ini di perlukan agar dunia usaha dapat memenuhi standar kompetensi yang di akui baik di tingkat nasional maupun internasional. Dengan demikian, tenaga-tenaga K3 tersebut akan mampu bersaing dengan para profesional K3 dari luar negeri.

Salah satu area kompetensi yang menjadi fokus adalah Operator K3 Umum. Operator K3 Umum bertanggung jawab atas pelaksanaan praktik-praktik K3 sehari-hari di lingkungan kerja. Kemampuan mereka dalam mengidentifikasi risiko, menerapkan langkah-langkah pencegahan, serta mengatasi situasi darurat akan berdampak besar pada keberhasilan program K3 di perusahaan. Oleh karena itu, pengembangan kompetensi Operator K3 Umum perlu terus di upayakan untuk memastikan bahwa mereka memiliki pengetahuan yang mutakhir dan kemampuan yang handal dalam menjalankan tugas-tugas K3.

Dengan adanya Operator K3 Umum yang profesional dan terampil, perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan sehat. Hal ini tidak hanya akan melindungi tenaga kerja, tetapi juga akan berkontribusi pada efisiensi dan produktivitas perusahaan secara keseluruhan. Dengan demikian, investasi dalam pengembangan kompetensi K3 menjadi investasi yang sangat berharga bagi masa depan perusahaan dan tenaga kerja.

Manfaat Sertifikasi Kompetensi Operator K3 Umum

  • Peserta bisa menjadi tenaga ahli yang kompeten dalam menerapkan K3 di lingkungan kerja.
  • Mampu mengurangi kejadian kecelakaan kerja di mana hal ini menjadi kerugian tersendiri baik bagi pihak pekerja maupun perusahaan.
  • Meningkatkan pemahaman implementasi SMK3 (HSE Management System) dan peran petugas K3 dalam mengukur kinerja K3.
  • Meningkatkan kemampuan dan kompetensi para peserta dalam bidang Keselamtan dan kesehatan kerja di perusahaan.
  • Mampu menerapkan program K3 terapan, yaitu : Kesehatan lingkungan & hygiene industri, pencegahan & proteksi kebakaran, rencana tanggap darurat, investigasi insiden, dll.
  • Memenuhi persyaratan legal dan jaminan kualitas pekerja yang disesuaikan dengan standar kompetensi personil Operator K3 Umum.

Proses untuk mendapatkan sertifikasi ini melibatkan pelatihan intensif dan ujian kompetensi. Pelatihan mencakup pemahaman mendalam tentang Pendalaman terhadap unit kompetensi sesuai SKKNI Ahli K3 Umum No 38 Tahun 2019, diantaranya:

  1. Merancang Strategi Pengendalian Risiko K3 di Tempat Kerja
  2. Melakukan Komunikasi K3
  3. Mengawasi Pelaksanaan Izin Kerja
  4. Melakukan Pengukuran Faktor Bahaya di Tempat Kerja
  5. Mengelola Alat Pelindung Diri (APD) di Tempat Kerja
  6. Menerapkan Program Pelayanan Kesehatan Kerja
  7. Menerapkan Manajemen Risiko K3.

Persyaratan untuk mendapatkan sertifikasi kompetensi operator K3 Umum melibatkan beberapa langkah penting, diantaranya:

  • Pas photo 3×4 sebanyak 2 lembar
  • Photo copy Ijazah terakhir
  • Photo copy Sertifikat kursus terkait K3
  • Photo copy KTP / Paspor / Kitas
  • CV atau Surat Keterangan Pengalaman kerja
  • Surat Rekomendasi dari Pimpinan / Atasan Langsung / Rekanan Kerja (bila ada)

By training jogja

Bekerja di Bexpert Indoprima sebagai Customer Relation Manager yang bergerak di Bidang jasa training khususnya di bidang HSE, Human Resources Management, Certification, etc

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *