ROLLING FORECAST IN BUDGETING

Rolling Forecast in Budgeting

Rolling Forecast in Budgeting-Anggaran yang selama ini dibuat secara tahunan merupakan bagian sumber nformasi utama dalam melakukan manajemen kontrol system. Namun dalam perjalanan waktu muncul ketidak sesuaian yang ekstrem antara anggaran dengan aktual yang mencapai perbedaan 50% (aktual dibanding anggaran). Hal ini dikarenakan anggaran yang dibuat berdasarkan ekstrapolasi dari periode sebelumnya dan target merupakan hasil “adjustment” eksekutif perusahaan. Dengan keadaan seperti itu maka evaluasi kinerja perusahaan dapat menimbulkan ketidakakuratan bahkan kesalahan dalam pengambilan keputusan oleh manajemen maupun dalam melakukan review kinerja perusahaan, dikarenakan terjadinya penyimpangan (variance) baik positif maupun negatif selalu dievaluasi terhadap anggaran yang sifatnya tetap (fixed).

Berdasarkan kondisi tersebut diperlukan suatu model manajemen alternatif untuk mendukung proses anggaran yang selama ini telah berjalan, yakni melalui suatu model “Rolling Forecast”. Prinsip-prinsip dari rolling forecast secara umum adalah dengan melakukan proyeksi setiap tiga bulan (quarterly) atau jika sumber daya yang mencukupi dan kompeten dapat dilakukan setiap bulan. Proyeksi (forecasting) yang dilakukan bukanlah suatu pekerjaan sederhana yang hanya melakukan ekstrapolasi terhadap anggaran yang Blab disusun dan melakukan pembaruan (update) terhadap sisa bulan berjalan, melainkan melibatkan proses yang dimulai dari bawah (bottom -up) dari pemegang anggaran untuk menyesuaikan kembali asumsi-asumsi yang telah dipakai dalam anggaran sebelumnya dengan kondisi aktual yang terjadi. Dengan implementasi ini maka pemegang budget dapat melakukan persetujuan kembali untuk kebutuhan-kebutuhan atau antisipasi perkiraan yang akan datang, yang sebelumnya belum diasumsikan pada saat menyusun anggaran tahunan.

Penggunaan rolling forecast sebagai alternatif untuk mengurangi kelemahan sistem anggaran yang sifatnya tetap pada Perusahaan diharapkan mampu mengurangi kelemahan-kelemahan sistem anggaran tradisional.

 

Setelah selesai mengikuti pelatihan Rolling Forecast in Budgeting ini, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami berbagai macam perubahan yang dapat menimpa sebuah perusahaan dan dampaknya terhadap penyusunan anggaran
  • Memahami perbedaan penyusunan anggaran statis dan dinamis
  • Memahami beyond budgeting sebagai suatu tawaran penyusunan anggaran
  • Memahami pola penyusunan anggaran sesuai dengan konteks internal dan perubahan eksternal
  • Memahami pola penyusunan Rolling Forecast in Budgeting
  • Memahami model penyusunan anggaran dengan Driver-Based Budgeting

 

Apa Saja yang Dibahas dalam pelatihan Rolling Forecast in Budgeting ini;

• Budgeting and Forecasting Theory
• Budgets and Strategic Planning
• Budgeting Techniques
• Perkembangan pola penyusunan anggaran
• Beyond budgeting sebagai tawaran alternatif dalam penyusunan anggaran
• Pola penggunaan Rolling Forecast in Budgeting dalam anggaran dinamis
• Pola dasar penerapan Driver-Based Budgeting

 

Peserta diharapkan sudah memahami keuangan secara umum.
• Bagian penyusunan anggaran
• Bagian perencanaan
• Bagian pengembangan bisnis