PENANGGUNGJAWAB OPERASIONAL PENGOLAHAN AIR LIMBAH

Penanggungjawab Operasional Pengolahan Air Limbah

PENANGGUNGJAWAB OPERASIONAL PENGOLAHAN AIR LIMBAH – Setiap perusahaan industri yang menghasilkan limbah wajib memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Air limbah yang berasal dari air limbah industri diolah di waste water treatment plan (WWTP) dan air limbah domestik diolah di sewage treatment plant (STP). Output dari IPAL harus memenuhi standar baku mutu limbah cair yang diatur dalam UU no. 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Unit pengolahan air limbah secara teknis dan operasional memiliki sistem produksi yang kompleks dan rumit karena malibatkan karakteristik input yang fluktuatif secara kualitas maupun kuantitas. Kemudian adanya keterbatasan proses karena peralatan dan rentang fleksibilitas unit. Yang terakhir yakni adanya tuntutan output yang harus memenuhi standar baku mutu air limbah. Sehingga diperlukan SDM yang memiliki pengetahuan, manajemen, dan kompetensi dalam unit pengolahan air limbah di perusahaan. Dimana melalui Kementrian Lingkungan Hidup perusahaan diwajibkan mempunyai personil yang bersertifikat kompetensi

Penanggungjawab Operasional Pengolahan Air Limbah (POPAL).
Melalui Bexpert Indoprima yang merupakan Lembaga Diklat Profesi yang berpengalaman akan memberikan pembekalan secara komprehensif untuk memenuhi pengetahuan dan kompetensi terkait pengolahan air limbah sehingga mampu dalam melanjutkan proses sertifikasi dengan baik dan lancar.

Setelah mengikuti pelatihan Penanggungjawab Operasional Pengolahan Air Limbah (POPAL) ini diharapkan peserta mampu memenuhi kompetensi sebagai berikut :

  • Memahami karakteristik air limbah dan manajemen pengolahan air limbah
  • Mampu mengenali potensi pencemaran air limbah industri maupun air limbah domestik
  • Mengetahui dan merencanakan peluang minimisasi air limbah
  • Memahami operasional pengolahan air limbah
  • Memahami penanganan keadaan darurat terkait dengan air limbah

Materi pelatihan Penanggungjawab Operasional Pengolahan Air Limbah (POPAL)

  1. Gambaran Umum dan Evaluasi Kualitas Air Limbah
    o Karakteristik Air Limbah
    o Penentuan titik sampling air
    o Prinsip metodologi sampling
    o Pengawetan contoh uji/sampel
    o Analisa laporan hasil analisis laboratorium tentang parameter yang diujikan
  2. Penilaian Potensi Pencemaran Air Limbah
    o Identifikasi sumber air limbah
    o Identifikasi dampak pencemaran air limbah ke perairan/badan air
    o Upaya pengendalian pencemaran air
    o Pemantauan terhadap badan air atas hasil upaya pengendalian pencemaran air
  3. Minimisasi Timbulan Air Limbah
    o Peluang minimisasi air limbah
    o Menyusun program minimisasi air limbah
    o Pelaksanaan program minimisasi air limbah
  4. Pengendalian Operasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL)
    o Unit Proses dan Operasional IPAL
    o Evaluasi Kinerja
    o Rencana Operasional IPAL
    o Pelaporan kinerja IPAL
  5. Tanggap Darurat IPAL
    o Identifikasi keadaan darurat
    Pencegahan dan penanganan kejadian darurat terkait air limbah

Persyaratan peserta pelatihan Penanggungjawab Operasional Pengolahan Air Limbah (POPAL) :

  • Pas Photo 3 x 4 sebanyak 4 Lembar
  • Fotocopy KTP dan NPWP
  • Ijazah Terakhir
  • Sertifikat Pelatihan Terkait
  • CV
  • Jobdesk
  • Surat Keterangan Kerja
  • Laporan Kerja bidang terkait
  • Minimum S-2 (Strata-Dua) Rumpun Ilmu Lingkungan, dengan pengalaman kerja paling sedikit 2 (dua) tahun di bidang operasional pengolahan air limbah, atau
  • Minimum S-2 (Strata-Dua) selain Rumpun Ilmu Lingkungan, dengan pengalaman kerja paling sedikit 3 (tiga) tahun di bidang operasional pengolahan air limbah, atau
  • Minimum S-1 (Strata-Satu) Rumpun Ilmu Lingkungan, dengan pengalaman kerja paling sedikit 2 (dua) tahun di bidang operasional pengolahan air limbah, atau
  • Minimum S-1 (Strata-Satu) selain Rumpun Ilmu Lingkungan, dengan pengalaman kerja paling sedikit 3 (tiga) tahun di bidang operasional pengolahan air limbah, atau
  • Minimum D-3 (Diploma-Tiga) Rumpun Ilmu Lingkungan, dengan pengalaman kerja paling sedikit 3 (tiga) tahun di bidang operasional pengolahan air limbah, atau
  • D-3 (Diploma-Tiga) selain Rumpun Ilmu Lingkungan, dengan pengalaman kerja paling sedikit 5 (lima) tahun bidang operasional pengolahan air limbah, atau
  • Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dengan pengalaman kerja paling sedikit 7 (tujuh) tahun di bidang operasional pengolahan air limbah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*