Contractor Safety Management System

Contractor Safety Management System – Perusahaan yang kegiatan bisnisnya banyak menggunakan jasa kontraktor/vendor berarti juga memiliki risiko operasi yang dipengaruhi oleh kinerja dari para kontraktor/vendor tersebut, bila timbul insiden dari kegiatan yang dilakukan oleh pihak kontraktor/vendor maka akuntabilitas perusahaan juga akan terganggu. Oleh sebab itu pihak perusahaan dan pihak kontraktor/vendor memiliki kepentingan yang sama untuk mampu mengelola risiko dengan program HSE yang disepakati bersama.

Contractor Safety Management System (CSMS) adalah satu unsur dari sistem pengelolaan di suatu perusahaan yang dikembangkan khusus untuk menangani aspek HSE dengan mekanisme dan menetapkan persyaratan yang diperuntukkan bagi kontraktor/ vendor dibidang pengadaan barang dan jasa.
Tujuan Contractor Safety Management System (CSMS) bagi perusahaan adalah upaya memastikan bahwa risiko HSE di pihak konraktor/vendor juga dilakukan pencegahan insiden dan mitigasi risikonya, adapun bagi pihak kontraktor/vendor adalah dalam rangka meningkatkan kinerja HSE untuk menyiapkan diri menjadi perusahaan pengadaan barang & jasa yang mampu bersaing

Tujuan pelatihan Contractor Safety Management System:

  • Memahami konsep pengelolaan risiko, khususnya pemindahan risiko (risk transfer) ke pihak lain, seperti asuransi, kerjasama operasi (KSO), Joint venture, dan pihak pemasok barang & jasa.
  • Memahami risiko bisnis dari pekerjaan yang dilakukan oleh pihak Kontraktor/Vendor dalam menunjang kegiatan operasional perusahaan.
  • Mengenal program CSMS yang diterapkan bagi Vendor / Kontraktor
  • Mampu merencanakan dan memantau proses / tahapan penerapan CSMS.

Outline Materi Pelatihan Contractor Safety Management System

Sertifikasi Kompetensi keahlian ini mengacu pada :

  • Undang – Undang no. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
  • Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi no. PER 21/MEN/X/2007 tentang Tata Cara Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia.
  • Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi nomor : Kep. 42/MEN/III/2008 tentang penerapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Sektor Ketenagakerjaan Bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Adapun materi yang akan disampaikan dalam pelatihan ini adalah:

  1. Latar Belakang Kebutuhan Industri Migas terhadap Pemenuhan Perundangan dan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia
  2. Peraturan/perundang-undangan terkait K3 Kontraktor
  3. Identifikasi dan analisa Bahaya dan Risiko K3
  4. Pemahaman CSMS dan Element dasar penerapanya
  5. Konsep CSMS dalam dunia Kontraktor
  6. Pemahaman SKKNI Kualifikasi Pengawas Sistem Manajemen K3 Kontraktor

No.     Kode Unit                                              Judul
1      KKK.00.01.001.01                               Membantu pemenuhan perundangan K3 dan persyaratan lainnya
2      KKK.00.01.004.01                               Partisipasi dalam proses konsultasi dan komunikasi K3
3      KKK.00.02.001.01                               Memberikan Konstribusi dalam penerapan Sistem Manajemen K3
4      KKK.00.02.003.01                               Melakukan identifikasi bahaya dan risiko K3
5      KKK.00.02.004.01                               Memberikan dukungan terhadap pelaksana strategi pengendalian risiko K3
6      KKK.00.02.005.01                               Memberikan konstribusi dalam pengendalian bahaya K3
7      KKK.00.02.006.01                               Meberikan Konstribusi penerapan prinsip kesehatan kerja untuk mengendalikan risiko K3
8      KKK.00.02.018.01                               Memfasilitasi penerapan rancang bangun yang aman
9      KKK.00.02.019.01                               Melakukan Audit K3
10    KKK.00.02.020.01                               Mengevaluasi Kinerja K3 perusahaan
11    KKK.00.03.002.01                               Partisipasi dalam penyelidikan kecelakaan
12    KKK.00.03.005.01                               Mengembangkan analisa informasi  dan data K3 dan proses pelaporan serta dokumentasi.

Siapa saja yang harus dalam pelatihan Contractor Safety Management System ini?

  • Para pimpinan / Perwakilan Perusahaan yang akan mengembangkan CSMS dalam program Peningkatan K3.
  • Para pimpinan pihak Kontraktor/Vendor yang bergerak dibidang bisnis pengadaan barang dan jasa bagi perusahaan-perusahaan besar.
  • Para pekerja fungsi Supply Chain, fungsi Teknik/Maintenance, dan fungsi HSE yang akan menjadi motor penggerak CSMS di perusahaannya.

By training jogja

Bekerja di Bexpert Indoprima sebagai Customer Relation Manager yang bergerak di Bidang jasa training khususnya di bidang HSE, Human Resources Management, Certification, etc