INSPEKTUR BEJANA TEKAN

Inspektur Bejana Tekan

Inspektur Bejana Tekan – Kebutuhan akan personil pemegang jabatan tenaga teknik khusus yang mempunyai kompetensi kerja standar sektor industri migas, makin dirasakan sangat kurang.

Kompetensi kerja personil ini merupakan persyaratan minimal yang harus dipenuhi oleh pemegang jabatan tenaga teknik khusus (TTK) untuk bidang inspektur tangki timbun.
Prosedur perumusan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) tersebut sesuai amanat PP Nomor 31 Tahun 2006, tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional pasal 5,6 dan 7 (diganti dengan Permenakertrans No. 8 Tahun 2012 Tatacara Penetapan SKKNI).
Mengingat kebutuhan yang mendesak, maka Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang Inspektur Bejana Tekan dikumpulkan dengan menggunakan referensi Standar Kompetensi Kerja yang menggunakan Model of Occupation Skill Standard (MOSS) yang telah distandarkan oleh Badan Nasional Standardisasi (BSN) menjadi bentuk standar kompetensi kerja yang mengacu pada Regional of Model Competency Standard (RMCS).

Kegiatan Kompetensi kerja personil (sertifikasi kompetensi) sangat diperlukan bagi para teknisi, operator dan staf maintenance pada pekerjaan inspeksi bejana tekan agar mampu melakukan klasifikasi dan identifikasi bejana tekan serta mampu melaksanakan prinsip-prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam instalasi, pengoperasian dan perawatan bejana tekan.

Outline Materi Pelatihan  Inspektur Bejana Tekan:

  • Pengantar Sertifikasi Kompetensi Berbasis SKKNI
  • Inspeksi: Pengertian dan Aspek-aspeknya
  • Tahap-tahap Inspeksi
  • Klasifikasi Bejana Tekan
  • Bagian-bagian pada bejana Tekan
  • Keterampilan pada Pekerjaan Inspeksi Pada Bejana Tekan
  • Kompetensi Inspektor Bejana Tekan
  • Code dan Standard
  • Pemahaman Unit Kompetensi Inspektor Tangki Timbun:
  1. Melakukan Identifikasi Dokumen Perencanaan dan atau Riwayat Data Bejana Tekan
  2. Melakukan Identifikasi Bejana Tekan
  3. Menerapkan Peraturan dan Perundangan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan di Tempat Kerja
  4. Melakukan Inspeksi Bejana Tekan pada Saat Pabrikasi
  5. Melakukan Inspeksi Bejana Tekan pada Saat Reparasi
  6. Melakukan Inspeksi Bejana Tekan pada Saat Alterasi
  7. Melakukan Inspeksi Bejana Tekan pada Saat Beroperasi
  8. Melakukan Inspeksi Bejana Tekan pada Pencegahan Potensi Bahaya Kebakaran dan Ledakan pada saat tidak Beroperasi
  9. Melakukan Evaluasi Hasil Inspeksi Bejana Tekan
  10. Membuat Laporan dan Rekomendasi

Persyaratan peserta pelatihan Inspektur Bejana Tekan:

  • Fotocopy KTP sebagai WNI
  • Mengisi form Persyaratan Peserta Uji Kompetensi
  • Mengisi form unjuk kerja
  • Foto Copy ijazah terakhir
  • Foto Copy Portofolio, sertifikat kursus / pelatihan yang relevan
  • Foto Copy surat pengalaman kerja dari pimpinan perusahaan/atasan yang bersangkutan (ASLI).
  • Menyiapkan Curriculum Vitae terbaru
  • Menyiapkan sertifikat pelatihan yang pernah diperoleh sesuai bidang keahlian
  • Menyiapkan bukti-bukti contoh pekerjaan terkini serta dokumen yang mendukung jenjang kualifikasi sebagai inspektur
  • Pas Photo 2X3 dan 3X4 masing masing 4 lembar ( background Merah).