CONTRACTOR SAFETY MANAGEMENT SYSTEM

Perusahaan yang kegiatan bisnisnya banyak menggunakan jasa kontraktor/vendor berarti juga memiliki risiko operasi yang dipengaruhi oleh kinerja dari para kontraktor/vendor tersebut, bila timbul insiden dari kegiatan yang dilakukan oleh pihak kontraktor/vendor maka akuntabilitas perusahaan juga akan terganggu. Oleh sebab itu pihak perusahaan dan pihak kontraktor/vendor memiliki kepentingan yang sama untuk mampu mengelola risiko dengan program HSE yang disepakati bersama.
Contractor Safety Management System (CSMS) adalah satu unsur dari sistem pengelolaan di suatu perusahaan yang dikembangkan khusus untuk menangani aspek HSE dengan mekanisme dan menetapkan persyaratan yang diperuntukkan bagi kontraktor/ vendor dibidang pengadaan barang dan jasa.
Tujuan Contractor Safety Management System (CSMS) bagi perusahaan adalah upaya memastikan bahwa risiko HSE di pihak konraktor/vendor juga dilakukan pencegahan insiden dan mitigasi risikonya, adapun bagi pihak kontraktor/vendor adalah dalam rangka meningkatkan kinerja HSE untuk menyiapkan diri menjadi perusahaan pengadaan barang & jasa yang mampu bersain, point penting dalam CSMS ini adalah :

  • Risk Management for Suppliers & Vendors
  • HSE aspect on Business
  • CSMS introduction
  • Risk Assessment & Contractor/Vendor selection
  • HSE program from Kontractor/Vendor
  • HSE plan for Bidding
  • Pre Job Activities
  • Work In Progress
  • CSMS Performance Monitoring & Evaluation
  • Review & Feedback.